
"Perpisahan" kata itu mungkin muncul di benak ku juga pada tanggal 24 Juni. Kenapa bisa? Padahal yang berpisah adalah kakak kelas 9 ku, bukan aku? Ya.. itulah yang sebenarnya terjadi.. hari itu sangatlah bermakna tanpa aku sadari bersama teman2 sudah 1 tahun aku duduk di bangku sekolah menengah pertama negeri 2 yang sangat aku cintai ini. Sedih rasanya, apabila setiap hari di kelasku selalu saja ada tawa dan canda sekarang berubah 180' dari semula. Kelas 8 nanti aku dan kawan2 akan di pisah menurut nilai yang di dapat oleh kami. Tapi aku tetap berfikir itulah yang terbaik, walaupun kadang sulit untuk di jalani, tapi mau bagaimana lagi itu sudah takdir dan semua gelak tawa dan canda itu kini harus terpisah, tetapi kami berjanji, walaupun kelas kita berbeda, walaupun mapel kita berbeda hari, tapi anak 7B, tetap anak 7B, kami bersatu dan tak akan pernah putus tali pertemanan kita.
Kembali lagi ke perpisahan, pukul 04.00 pagi pada tanggal 24 Juni itu aku terbangun dengan keremangan subuh, aku tahu memang waktunya aku untuk bangun dan segera berangkat mandi. Setelah sarapan dan berpamitan aku segera saja ke rumahnya Dita untuk rias, semua teman2 grup tari bola sepakat untuk rias dengan warna yang sama dan tempat yang sama agar riasan kami sama semua. Hari ini mendung anginnya keras sekali sampai2 rambutku jadi awut2an.
Pukul 08.00 aku beserta rombongan tari bola berangkat ke Gedung Widya Harja, kurang 100 meter lagi kami sampai, Syella berkata kepadaku dari tempat duduk belakang bahwa sudah mulai turun hujan..." aku yang merasakannya juga berkata kepada ayahku agar mempercepat laju kendaraan agar tiba di Gedung tanpa membuat wajah kami semua berselimutkan riasan yang luntur.
Lama sekali kami menunggu, di bagian belakang Gedung terdapat tempat khusus anak2 yang akan tampil. Waktu ku lihat ke dalam tempat itu banyak sekali dengan kakak2 kelas yang memakai baju batik yang berbeda2 motif dan warnanya.
Pukul 10.31, aku dan dini berbincang2 dengan Andini (7a) yang akan tampil dengan membawakan lagu dari grup band "Goliath", waktu ku tanyakan kemana kaset dari Andini, ia bilang kalau kasetnya sudah di berikan kepada Bu Dwi, segera saja jantungku terasa panik dan mulai bingung, aku melihat dari samping panggung bahwa Bu Dwi berada paling dekat dengan deret penonton, Dini teman satu grup Tari bolaku mengajakku untuk ke Bu Dwi dan menyerahkan kasetnya
Pukul 11.00 waktu yang lama membuat aku dan Dita cepat naek darah dan terjadilah pertegkaran itu. Tapi untung lah karena aku tahu kalau sampai aku bertengkar dengan Dita sebelum tampil pasti penampilan kami tidak akan baek.
Pukul 12.00 hatiku semakin gelisah, sangkin gelisahnya aku sampai tidak mendengarkan pengumuman yang di bacakan oleh pembawa acara. Tapi hatiku langsung senang saat namaku di panggil maju ke depan, huft...senang sekali, penghargaan yang aku dapatkan itu langsung aku masukkan ke dalam tasku supaya tidak hilang
Pukul 12.10 seorang kakak kelasku menanyaiku kapan aku tampil, saat itu juga ia miminjam kaos tanganku, untuk tampil sebelum aku
Pukul 12.25 kakak kelasku menampilkan Dance ala Michael Jackson.
Pukul 12.30 ini adalah saatnya aku tampil, aku yang berada di formasi depan langsung siap dengan tangan memegang topi, saat lagunya di mainkan grupku langsung menggemparkan pentas, dengan lagu ala south africa aku tampil bersama grupku dengan baik ya..walaupun ada sedikit kesalahan yang terjadi, tapi kami tetap semangat dan prcaya bahwa ini pasti berhasil. Waktu terus berjalan, tidak terasa sudah 3 menit 23 detik kami tampil, saatnya kami mengakhiri tari kami dan pulang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar